Opini

Waktuku Mandi, by Jamrud

Friday, July 13th, 2007 | Opini, Rileks | 4 Comments

Salah satu lagu yang kusukai sejak pertama kali dirilis, dan hingga sekarang masih aja suka. Sejak dulu Jamrud menjadi salah satu musik favorite, karena dari aliran musiknya disamping liriknya yang aneh-aneh dan unik seperti lagu ini, Waktuku Mandi..

Waktuku mandi, sambil nyanyi nyanyi
Lagu gak karuan malah kayaknya kampungan
Lagi asyik nyanyi ada yang memanggil
Aku lempeng aja malah suara makin tinggi

Pintu digedor…
kepalaku nongol…
Astaghfirullah!

Pak RW datang bawa polisi
Aku diseret dari kamar mandi
Tanpa handuk, tanpa baju
Kata mereka nenek sebelah mati
Waktu ngedenger aku lagi nyanyi
Karena suaraku…
Jantung si nenek kumat lagi

Besoknya mandi enggak pake nyanyi
Hanya siul siul biar badan ga menggigil
Lagi asyik nyiul, ada yang memanggil
Aku lempeng ajah malah nyiul makin kenceng

Di gedor lagi…
kepalaku nongol…
ya Masya Allah!

Pak RW datang bawa polisi
Diseret lagi dari kamar mandi
Tanpa handuk, tanpa baju
Kata mereka aku mau nyuri
Waktu ku nyiul pasti lagi manggil
Karena siulku…
Burung tetangga jadi kabur

Besoknya lagi, jadi males mandi
Biar gatel gatel banyak panu gak peduli…

Popularity: 6% [?]

Corat-coret baju, apakah perlu?

Wednesday, June 13th, 2007 | Diary, Opini, Tulisanku | 6 Comments

Catatan diary hari ini,

Pengumuman hasil Ujian Nasional untuk SMA yang rencana awal seharusnya diumumkan pada hari Sabtu nanti, diajukan pada hari ini. Dua hari kemarin bekerja merekap data yang masuk untuk diolah dan diumumkan hari ini, dan masih terus berlanjut olah data hingga ijazah dibagikan bagi siswa. Selama dua hari ini juga banyak sms berdatangan dari siswa minta bocoran apakah dirinya lulus atau tidak, atau bertanya siapa yang tidak lulus. Menyikapi hal seperti itu aku hanya cengar-cengir saja atas pertanyaan mereka dan kujawab sekenanya bahwa mungkin mereka yang tidak lulus dan tunggu saja hasilnya besok. Bagaimana pun juga sebelum hasilnya diumumkan, hal itu masih sebuah rahasia dan aku diberi tanggung jawab juga untuk merahasiakan sampai saatnya tiba untuk diumumkan.

Pukul 10:00 tadi pengumuman sudah ditempel dan dipasang di depan gerbang sekolah, karena siswa kelas X dan XI mengikuti ujian akhir semester II. Berbagai teriakan dan luapan gembira atas kelulusan mereka terdengar sampai ke dalam, disambut dengan berbagai aksi saling corat-coret baju dengan cat semprot dan saling membubuhkan tanda tangan di baju masing-masing. › Continue reading

Popularity: 5% [?]

Bayangkanlah

Tuesday, May 29th, 2007 | Opini, Rileks | 3 Comments

Bayangkanlah, by Padi

Bayangkanlah bila aku tak lagi menjadi kekasihmu
Bayangkanlah bila bumi tak mampu lagi berputar
Bayangkanlah bila aku terpisah jauh darimu
Bayangkanlah bila mentari tak mampu lagi menyinari dunia

Dengarlah duhai kekasih
Hidup tak selamanya indah
Renungkan wahai sahabat
Hadapilah semua yang akan terjadi

Bayangkanlah bila aku tak setia lagi kepadamu
Bayangkanlah bila mata tak mampu lagi memandang
Bayangkanlah bila aku terpikat hati yang lainnya
Bayangkanlah bila cinta tak mampu lagi mendamaikan dunia

Duhai Tuhan… kuserahkan hidupku

Kutipan lirik lagu Bayangkanlah dari Padi tersebut termasuk salah satu lirik yang kusukai. Selain dari musiknya yang bagus, liriknya juga mengandung arti tersendiri.

Dari yang kupahami, lirik lagu yang sederhana tersebut ditujukan untuk mengingatkan kita sebagai manusia, bahwa semuanya tidak bisa selalu sesuai dengan harapan. Setiap yang kita inginkan belum tentu bisa kita dapatkan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari. Kita yang merencanakan namun Tuhan-lah yang menentukan dan keputusan itu tidak bisa kita ubah. Maka kita memang harus merenungkan, segala tingkah laku dan perbuatan kita selama ini, dan harus selalu siap untuk menghadapi apa yang akan terjadi esok hari.

Popularity: 4% [?]

Categories

Search