Tarif Layanan GPRS AXIS Membuatku Bingung
Wednesday, September 3rd, 2008 | Rileks, Tulisanku
Operator GSM baru telah hadir di Indonesia, yaitu AXIS. Biarpun mungkin daku terlambat dalam menuliskan kabar beritanya dan juga terlambat dalam coba-coba layanan AXIS, tapi tidak menjadi masalah, karena itu memang merupakan hal baru bagiku. Ibarat ada koran terbitan sudah setahun yang lalu, tetapi bila belum kubaca, berarti berita dalam koran itu merupakan berita baru bagiku
OK, pada awalnya daku tertarik mencoba untuk layanan tarif GPRS yaitu Rp 0,1 per KB dengan limit 10 MB, jika lebih dari quota tersebut, maka selanjutnya akan dihitung Rp 1 per KB. Namun pada dasarnya penggunaan GPRSku tidak sebanyak itu, karena paling tidak hanya membuka email menggunakan OperaMini pada Nokia-ku. Dari segi kecepatan akses bisa dikatakan lumayan cepat, karena handsetku juga telah berfitur 3G jadi ya wajar saja kalau koneksinya cepat
Promo tersebut berakhir pada 31 Agustus 2008, dan setelah itu daku ragu dengan tarif baru setelah promo (untuk layanan GPRS) karena di situs resmi AXIS pada waktu itu belum update pada halaman tarif. Namun pada tanggal 1 September 2008 tersebut, diriku mendapat SMS dari AXIS yang isinya mengenai tarif flat GPRS 0,7 per KB.

Nah, hal yang membuatku bingung adalah ketika kucoba akses internet via GPRS, pulsa yang dipakai tiba-tiba berkurang Rp 700. Padahal berdasarkan informasi via sms tadi, tarif yang berlaku adalah Rp 0,7. Seperti inilah gambaran yang membuatku bingung.

Pulsa tersisaku adalah Rp 867 soalnya belum kuisi
kemudian kubuka OperaMini untuk membuka www.yahoo.com. Kemudian kulihat navigasi untuk informasi halaman yang diakses, maka tampaklah halaman yang kuakses sekitar 3,2 KB/5,10 KB (diriku tidak tahu maksudnya ada tanda / disitu) namun pada dasarnya mungkin bisa dimaksud bahwa maksimal hanya mengakses sekitar 5 KB.

Kemudian ku-minimize OperaMini, cek pulsa dan ternyata kok pulsaku tinggal Rp 167 yang berarti berkurang Rp 700 untuk akses GPRS yang ukurannya sedemikian kecil tadi. Wah, kok mahal ya, akses sedikit berbiaya 700 rupiah. Lalu OperaMini kututup, cek pulsa lagi, dan ternyata lho kok pulsa bertambah lagi menjadi Rp 860 (?) yang setelah dikalkulasi akses GPRS tadi hanya berbiaya Rp 7.

Membaca informasi tarif di alamat http://axisworld.co.id/?m=tarif ternyata pemakaian akses GPRS AXIS dibulatkan per 10 KB, jadi aksesku tadi memang hanya berkurang Rp 7. Namun yang membingungkan adalah proses ketika pulsa berkurang Rp 700 tadi, kenapa bisa begitu ya?
Popularity: 13% [?]
14 Comments to Tarif Layanan GPRS AXIS Membuatku Bingung
hehehe…lom pernah nyoba pake axis…dan info ini baru aku baca
7 September 2008
yuppiie … emang mahal juga siih . dan sistem hitungan gprsnya adalah setiap 10kb . jadi kita ngga akan pernah bayar 0,7 aja . tapi 7 rupiah . nah loo …
bingungg kaan .
tapi enaknya adalah . bisa telpon murah 1 rupiah per nelpon ke sesama . yah meskipun cuman sabtu minggu ajja .
oia gossipnya bakal ada program baru axis khusus bwd pasangan . tunggu ajja .
[...] suatu saat. Akhirnya kemarin memang berguna sekali untuk membantu menampilkan layarku ketika mencoba layanan GPRS AXIS. Karena jika tidak didukung tampilan sebenarnya, masih kurang sreg jika belum [...]
8 September 2008
wah kacau tuh, masak habis 700 rupiah, kalau pake emtri 700 dah bisa gprs-an seharian
8 September 2008
Ya itu sebenarnya yang membuat bingung, kenapa ketika mengakses bisa menyusut 700 rupiah. Namun jika koneksi GPRS diputus (keluar dari aplikasi yang menggunakan GPRS), pulsa bertambah lagi dan hanya berkurang 7 rupiah per 10KB itu tadi.
7 October 2008
Wah sama kayak aku
Aku juga gitu baru sebenetar dipake buat game OL
langsung habis…
Jadi pengen ngecek lagi pulsa axisna…
Ternyata gitu ya…
Wah sapa taw balik lagi kan lumayan juga
Nice topik..
Tx ^^
29 October 2008
begini mas,..
aku coba jawab yahh,…
mungkin AXIS menerapkan pulsa minimum pada setiap akses GPRS, selayaknya Mentari,… yg di potong 500 trus di balikin lagi
sedangkan IM3 dan XL hanya membuat batasan pulsa rp tanpa di “pinjam” dulu buat jaminan
regards,.
r.d
29 October 2008
Ya sepertinya memang begitu mas Ascort.
Terima kasih atas tanggapannya.
15 November 2008
wah gimana nih jadi bingung. padahal dah beli perdana axis untuk internetan, katanya murah
26 November 2008
Yup… saya juga bingung dengan tarif axis ini. soalnya saya suka Chating di HP. Mending pake IM3 lebih murah…
18 February 2009
Jangan pake axis gpnya lemot kya bkicot dah gtu tarifna mahal
2 June 2009
Udah dech gk bakalan rugi pake GPRS AXIS, Aku dah pake ampe sekarang udah harganya murah, aksesnya bo cepet banget padahal bkan pake 3G, gk putusputus..OK dech..
16 January 2010
rrr.. iia gue malah udh ngaduin hal ini berkali2 ke operator ( YG BAYAR SETIAP NELVON NYA !!! )
dn mgkn operator nya TOLOL dn kaya nya lebih pintar dan menguasai produk sii pelanggan dr pd operato nya sndiri .
sii operator ngotot2an sm gue . GEMBEL BGT DH COSTUMER SERVICE AXIS !!!!!!!
16 January 2010
ohhiia . skrg bukan k hiden Rp. 700,- lg setiap gprs dalam ke adaan aktif nya .
tp Rp. 1.000,- per hiden nya .. ihhhhhhhhhh
Leave a comment
Other Post
- WordPress 2.7 Released
- Upgrade (Lagi) WordPress 2.7 RC2
- Upgrade WordPress 2.7 RC1
- Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex dirilis
- Instalasi Ubuntu Hardy Heron (8.04.1) di USB Flashdisk
- Menghilangkan Iklan (ads) di Yahoo Messenger 9
- Download Full Released Yahoo Messenger 9
- Mudah Belajar Scribus Desktop Publishing melalui HowTo dan Video Tutorial
- Menanti Kehadiran OpenOffice v3.0
- Upgrade lagi WordPress 2.6.2
- Membuat Screenshots pada Layar Nokia 6120 Classic
- Saatnya mengganti tampilan blog
- Tarif Layanan GPRS AXIS Membuatku Bingung
- Upgrade to WordPress 2.6.1
- Testing posting menggunakan Scribe via Nokia 6120 Classic
Categories
Archive
Links
Community
Partner
- Abdullah Rofii
- Adhi Y. Pradipto
- Agung Nugroho
- Alex Budiyanto
- Astik Kirna Murtiningsih
- Dani Iswara
- Fathir Hamdi
- Hanonsari Paramita
- Lala Cinila
- LiezMaya
- Lucius Tori Triastama
- Muhammad Rifqi
- Okto Silaban
- Salman Efendi
- Santent Tharayudi Kusuma
- Thomas Arie Setiawan
- Wenan Prakosa
- Willy Sudiarto Raharjo
- Yan Arief Purwanto
- Yuda Nugrahadi
Project
Senior
5 September 2008