Avatar: The Last Airbender Book 3 Chapter 14 – The Boiling Rock part 1

Saturday, April 26th, 2008 | Informasi, Rileks

Avatar Book 3 Chapter 14: Boiling Rock part 1 Dari informasi yang kudapatkan dari Avatar Spirit, kelanjutkan kisah Avatar akan dirilis 14 Juli 2008. Namun tidak disangka ada ‘oknum’ entah siapa telah mempublikasikan Avatar Buku 3 Chapter 14 (The Boiling Rock part 1) secara tidak resmi sebelum waktu rilis, karena rilis resmi dari Nickelodeon adalah tanggal tersebut diatas. Sebenarnya diriku merasa takut-takut untuk menuliskan ceritanya, karena mungkin bisa menjadi ‘masalah’ nanti disebabkan video tersebut memang belum disiarkan oleh Nickelodeon. Namun karena teman saya yang baik juga telah mempublikasikan link download di blognya, maka ya dituliskan saja ceritanya sekalian :) Ntar kalau terjadi kenapa-kenapa karena hal ini, ya biar mas Raf’ie dulu yang menghadapi.. hehehe… :P

Previously on Avatar.. menuju Chapter 11 ketika penyerangan ke negara Api berlangsung, adegan ketika Azula berbicara kepada Shoka mengenai tawanan favoritnya seorang ksatria Kyosi, lalu Shoka marah dan meminta memberitahu dimana Suki (ksatria Kyosi tersebut) berada. Kemudian satu adegan lagi ketika Shoka berpikir untuk melarikan diri dari negara Api, dan berpamitan pada ayahnya.

Kisah Avatar kali ini yang berperan adalah Shoka dan Zuko. Secara garis besar, terkait dengan cerita sebelumnya diatas tadi, merupakan keinginan dan pikiran Shoka untuk membebaskan ayahnya dan Suki (gadis ksatria Kyosi yang disukainya). Shoka bertanya sesuatu kepada Zuko, jika seseorang ditangkap oleh Negara Api, dimana tawanan itu dibawa dan ditempatkan. Zuko bertanya siapa yang ditangkap. Shoka menjelaskan ketika rencana invasi ke Negara Api yang lalu itu gagal, beberapa tentara ditahan di negara api.

Zuko tidak mau memberi tahu Shoka, karena mengetahuinya hanya akan menambah perasaan menjadi buruk. Shoka mengatakan bahwa dia mencari ayahnya, dan Zuko mengatakan kemungkinan berada di Boiling Rock, The Highest Security Prison in The Fire Nation. Hmm, ternyata The Boiling Rock itu adalah nama penjara, kukira sesuatu tentang Toph berkaitan dengan kata “rock” itu, hehehe… :) The Boiling Rock terletak di sebuah pulau di tengah-tengah Boiling Lake (sebuah danau yang mendidih), dan tidak bisa satupun meloloskan diri dari sana.

Ternyata Shoka berencana menyelamatkan ayahnya, karena merasa bersalah karena merencanakan invasi ke Negara Api dan ingin mengembalikan harga dirinya. Malam itu ketika semua terlelap dalam tidur, Shoka mengendap-endap akan pergi naik Appa, namun dikagetkan oleh Zuko yang sudah berada di atas Appa. Karena kaget, lepaslah pegangan Shoka dan membuatnya terjatuh. Zuko mengatakan akan membantu Shoka Zuko, tapi Shoka tidak mau. Zuko bertanya bagaimana cara Shoka menuju ke Boiling Rock, dan Zuko mencegah Shoka untuk naik Appa ke Boiling Rock. Zuko akan membantu kesana dengan naik balon udara berbendera Negara Api. Mereka berdua meninggalkan pesan melalui sebuah surat yang diselimutkan di Momo dengan alasan pergi memancing, supaya teman-teman mereka tidak bingung mencari.

Akhirnya mereka berdua mengudara naik balon terbang, perjalanan ditempuh selama sehari. Sesampainya mereka berdua di sana, terlalu banyak uap panas berasal dari air danau yang panas, mengakibatkan tekanan udara dalam balon udara menurun dan memaksa untuk pendaratan darurat, yang membuat balon udara mereka rusak dan akhirnya ditendang Shoka ke tengah danau dan tenggelam. Mereka berdua masuk ke penjara dan menyamar sebagai seorang penjaga baru.

Awal mula penyamaran, mereka dipanggil ke halaman karena terjadi suatu kerusuhan disana. Seorang napi bernama Jit Seng (kalau daku tidak salah dengar) dituduh melanggar aturan, lalu oleh penjaga diserang dengan jurus api dan jurus itu dikembalikan oleh sang napi. Jit Seng dikenai sanksi atas tindakan tersebut, Shoka diminta untuk menangkap Jit Seng, dan memasukkannya ke sebuah ruangan bernama “Cooler”, semacam pengasingan bagi para napi yang bisa mengendalikan api. Ruang tersebut semacam lemari es bersuhu sangat dingin, yang berfungsi meredam napi pengendali api, agar tidak bisa melakukan pengendalian api.

Di satu kesempatan, Zuko bertanya kepada para penjaga lain tentang Boiling Rock yang menahan para kriminil kelas berat. Dia bertanya tentang tawanan perang, apakah juga ditahan di Boiling Rock atau tidak. Dari hasil bertanya-tanya itu, ternyata tidak ada suku air yang ditahan disana, dan Shoka hampir patah semangat. Namun ketika mereka berdua berada di bangunan tinggi dan melihat halaman dari atas situ, Shoka merasa ada harapan karena dia melihat Suki berada dibawah, bertepatan dengan waktu panggilan kepada para napi untuk kembali masuk ke dalam sel.

Mata Shoka berubah menjadi tanda hati, kemudian menyusul masuk ke sel tempat Suki berada. Adegan lucu terjadi disini, masuknya Shoka kedalam dengan menggunakan seragam penjaga penjara tidak dikenali oleh Suki. Shoka kemudian mengingatkan Suki apakah dia mengenali ciuman ini (sambil bibirnya disiapkan mencium). Suki segera menangkap wajah Shoka lalu melemparkannya ke pintu. Dengan terpentalnya Shoka ke pintu, helm yang digunakannya pun terlepas dan Suki mengenalinya, lalu memeluknya. Shoka bertanya kepada Suki, apakah ksatria Kyosi yang lain juga ada? Suki menjawab tidak ada. Suki berada dipenjara karena dia adalah pemimpinnya. Lalu adegan mesra pun terjadi disini :)

Diluar sel, Zuko menjaga dan mengawasi. Namun tidak disangka seorang penjaga wanita datang kesitu berencana ingin masuk ke sel Suki. Namun karena Shoka masih berada didalam, Zuko mencegah dan terpaksa menyerang penjaga wanita tersebut hingga Shoka keluar dan malah dipanggil oleh penjaga wanita itu untuk membantunya menangkap Zuko karena seorang penipu. Shoka pun harus berpura-pura menangkap Zuko dan memasukkannya ke dalam sel.

Kepala penjara mendatangi Zuko, dan dia tahu bahwa Zuko adalah seorang pangeran Negara Api. Zuko kaget bagaimana bisa dia dikenali oleh sipir penjara itu. Sipir mengatakan bahwa Zuko telah mematahkan hati keponakannya. Ouw, ternyata Kepala Penjara itu adalah paman Mai, ceweknya Zuko. Sipir menganggap Zuko adalah tawanan spesial disitu, dan meminta Zuko bersikap sopan, karena jika para napi disitu tahu bahwa Zuko adalah pangeran pengkhianat yang bisa membuat negaranya hancur. Zuko bertanya, kenapa tidak langsung memberitahu ayahnya saja dan bisa mendapatkan penghargaan?

Setelah itu Zuko dilepaskan dan bertemu dengan Suki. Shoka mengatakan rencana melarikan diri kepada mereka berdua. Shoka telah mempelajari area sekitar penjara, dan ada titik tertentu dimana penjaga tidak bisa melihat ke bawah. Dari situlah bisa berlayar ke seberang mengikuti arus. Namun untuk bisa berlayar, membutuhkan sebuah alat, dan Shoka telah memperhitungkan bahwa mereka bisa berlayar dengan menggunakan Cooler (dari ruang pengasingan) karena cooler tersebut dinilai Shoka bisa dijadikan kapal dan bisa melindungi diri dari panasnya air danau. Shoka mengetahui hal itu karena diawal dia diminta memasukkan Jit Seng kedalam cooler, dan diketahuinya juga bahwa cooler tersebut dirancang untuk tetap dingin dan mengeluarkan panas.

Jit Seng yang sejak awal telah mendengar rencana Shoka, ingin turut serta melarikan diri. Pada awalnya Shoka menolak, namun karena tidak ada pilihan lain maka dia diajak. Langkah awal adalah melepaskan cooler dari ruangan itu, dan hanya bisa dilakukan jika ada yang bisa masuk kesana. Oleh karena itu Zuko diumpankan kedalam cooler dengan dibantu Jit Seng. Ceritanya berpura-pura Zuko membuat masalah dengan dengan Jit Seng, lalu mereka berkelahi dan akhirnya Zuko menembakkan jurus api kepada Jit Seng. Atas kesalahan melanggar peraturan untuk tidak boleh melakukan firebending di penjara, maka Zuko ditangkap dan dibawa untuk dimasukkan ke dalam Cooler.

Shoka menyusul beberapa saat untuk menjemput Zuko dan mengambil cooler. Zuko telah melepas semua mur baut yang berada di dalam. Sebelum keluar, dua orang penjaga lewat dan mereka bersembunyi didalam. Mereka mendengar percakapan dua orang penjaga itu, bahwa ada tahanan baru akan dipindahkan ke Boiling Rock. Shoka dan Zuko menduga mungkin bisa jadi diantara tawanan tersebut ada ayah Shoka, dan Shoka jadi ragu apakah mereka harus segera pergi dari situ, atau menunggu satu malam lagi. Shoka memutuskan untuk tetap pada rencana semula, segera melarikan diri. Setelah itu mereka membawa cooler turun ke titik dimana mereka akan berlayar melarikan diri. Dibawah telah menunggu 3 orang napi, Jit Seng mengajak pacar dan temannya. Namun Shoka kembali ragu, dan akhirnya memutuskan untuk tetap tinggal sejenak, menunggu kedatangan napi yang akan dipindahkan kesitu. Zuko dan Suki juga turut tinggal untuk membantu Shoka.

Ketiga napi tadi berangkat sendiri, sedang Shoka, Zuko, dan Suki kembali keatas. Ketika berada ditengah, Jit Seng mengeluh kenapa berlayar sangat lambat. Dia berinisiatif untuk mempercepat, dan melepaskan satu bagian logam cooler tersebut untuk dibuat dayung. Tapi karena panasnya air danau yang mendidih, tangan Jit Seng terciprat air danau yang membuatnya kesakitan dan berteriak sangat keras.

Tentu saja penjaga mendengar dan melihatnya, kemudian membunyikan lonceng. Sipir memerintahkan untuk mengamankan semuanya, karena tawanan baru akan segera tiba dan dia ingin semua berjalan dengan baik dan aman. Kemudian cooler yang berada didanau ditembak menggunakan panah yang sangat besar dan ditarik kembali ke penjara. Gondola (kereta gantung) berjalan mendekati penjara, dan Shoka harap-harap cemas melihat siapa tawanan yang keluar. Beberapa orang keluar dan seseorang yang terakhir keluar dari kereta ternyata adalah ayah Shoka, dan Shoka pun terkejut melihatnya. …to be continued…

Popularity: 25% [?]

10 Comments to Avatar: The Last Airbender Book 3 Chapter 14 – The Boiling Rock part 1

Aang
27 April 2008

Ksh tw dong nama websitenya untuk download avatar book 3 chapter 14

Indra Bayu
27 April 2008

akhirnya tau juga kapan launchingnya!! kalo udah resmi kluar, tolong kasih link downloadnya ya!! ditunggu!!!

heri
29 April 2008

mas tolong kasih tau saya yah, kepengen donlod yang chapter 14 dan selanjutnya.. tapi jangan yang di megaupload atao rapid yahh soal e di blok di kantor. tq

Redy
29 April 2008

OK, bagi yang menginginkan Avatar, tu diatas sudah tak kasih link download kan, provided by Ahmad Rafie.

lili
3 May 2008

bisa kasih alamat site yang nyediain komik bahasa inggrisnya g?

Pak Uwo
7 May 2008

Neegh link donlod avatar 14

http://indowebster.com/Avatar_314_the_Boiling_Rock_part_1.html

Avatar Chapter 15 yang ini :

http://indowebster.com/Avatar_315_The_Boiling_Rock_part_2.html

Ini yg RMVB :

Avatar Book 3 chapter 14 – The Boiling Rock part 1
http://www.indowebster.com/Avatar_Book_3_14_The_Boiling_Rock_part_1rmvb.html

Avatar Book 3 chapter 15 – The Boiling Rock part 2
http://www.indowebster.com/Avatar_Book_3_15_The_Boiling_Rock_part_2rmvb.html

Seeedoott….

%peace%

khanss
18 July 2008

kak, bedanya yg rmvb ama yg satunya itu ap ?

tiwi
25 July 2008

aduh ceritanya bagus banget seh. ohya uncle iroh gimana ya kabarnya setelah keluar dari penjara? ake kangen neh sama dia kan jarang ada uncle sebijak itu. buat zuko kamu tambah ganteng aja. avatar T.O.P banget !!!!!!!!!

[...] Avatar Book 3 Chapter 10 dan 11 Avatar Book 3 Chapter 12 Avatar Book 3 Chapter 13 Avatar continued Avatar Book 3 Chapter 14 Avatar Book 3 Chapter 15 Avatar Book 3 Chapter 16 Avatar Book 3 Chapter 17 Avatar Book 3 Chapter 18 [...]

kyoshi
16 August 2010

zuko sama azula akhir nya siapa yg menang??

Leave a comment

Categories

Search